REMATIK ATASI DENGAN SI PANDAN WANGI


Tanaman pandan yang di Indonesia lebih banyak digunakan sebagai bumbu penyedap makanan maupun aroma pewangi, berdasarkan klasifikasi ilmiahnya termasuk dalam keluarga besar Pandanaceae. Klasifikasi ilmiah tanaman pandan mulai dari tingkat Kerajaan/Kingdom adalah sebagai berikut:
• Kingdom/Kerajaan : Plantae
• Division/Divisi : Magnoliophyta
• Class/Kelas : Liliopsida
• Order/Ordo : Pandanales
• Family/Keluarga : Pandanaceae
• Genus : Pandanus
• Species/Spesies: P. Amaryllifolius, P. Latifolius, P. Hasskarlii, P. Odorus
Tanaman pandan di Indonesia dikenal dengan nama pandan wangi atau ada yang menyebutnya pandan rampe, sedangkan di Thailand disebut dengan bai toey. Di Vietnam dikenal sebagai la dua. Orang Jerman menyebutnya schraubenbaum, orang Italia menyebutnya pandano, sedangkan orang Jepang menyebutnya nioi-takonoki. Tentunya masih banyak lagi sebutan bagi tanaman pandan sesuai dengan negara/daerah masing-masing. Tanaman pandan ini diperkirakan berasal dari kepulauan di Lautan Pasifik, dengan penyebaran terbesar di Madagaskar dan Malesia.

Performance Tanaman: Pada dasarnya pandan wangi adalah tumbuhan jenis perdu. Bila tumbuh normal, tumbuhan ini akan mencapai ketinggian 1 – 2 meter. Batang tumbuhan bulat, pada usia tertentu akan bercabang. Pada batang tersebut menempel daunnya yang wangi itu. Akar pandan termasuk akar tunjang, dia keluar dari pangkal batang dan cabangnya. Helaian daun pandan berbentuk elips seperti pita tipis dengan permukaan licin dan ujungnya meruncing. Panjang maksimal daun pandan wangi adalah 80 cm dengan lebar daun antara 3 – 5 cm. Pandan memiliki bunga majemuk berbentuk bongkol dan berwarna putih. Tumbuhan ini juga memiliki buah yang keras berbentuk bulat dan menggantung, kulit buahnya berambut warna jingga.

Syarat Tumbuh Tanaman: Pandan merupakan tumbuhan khas kawasan tropik. Pandan wangi banyak tumbuh secara liar di lahan terbuka, tetapi ada juga yang menanamnya di perkebunan. Tumbuhan ini akan tumbuh subur bila ditanam di tepi sungai, rawa dan di tempat-tempat yang agak lembab. Tetapi hendaknya tidak ditanam di dataran yang ketinggiannya melebihi 500 mdpl.

Pemanfaatan: Di Indonesia terdapat dua jenis pandan yang kita kenal, yaitu pandan wangi yang sering digunakan untuk masakan serta pandan duri (pandan yang memiliki duri di tepi daunnya serta baunya tidak wangi) yang digunakan untuk pembungkus makanan. Selain digunakan untuk masakan (sebagai aroma pewangi) tanaman pandan wangi juga memiliki kegunaan yang lain. Hasil penelitian para ahli menunjukkan bahwa daun tanaman ini mengandung zat kimia alami yang berdampak positif bagi kesehatan, antara lain alkaloida, saponin, flavonoida, tannin, polifenol dan zat warna alami. Dalam uji coba beberapa kali yang dilakukan oleh ahli herbal, pandan wangi direkomendasikan dapat digunakan untuk pengobatan beragam gangguan seperti rambut rontok, ketombe, lemah syaraf dan rematik.

Untuk mengatasi rambut rontok, resepnya adalah sebagai berikut: 1 lembar daun pandan wangi segar ditambah segenggam daun urang-aring, 6 lembar daun mangkokan, 10 lembar daun waru muda segar, 10 kuntum bunga melati dan 1 kuntum bunga mawar. Cuci semua bahan lalu potong-potong secukupnya. Masukkan dalam panic dan tambahkan minyak wijen, minyak kelapa dan minyak kemiri (masing-masing ½ cangkir). Panaskan sampai mendidih lalu angkat. Setelah dingin disaring. Oleskan ramuan ini ke bagian kepala yang rambutnya rontok, pada malam hari sebelum tidur. Keesokan harinya keramas. Lakukan pengobatan 3x dalam seminggu.

Resep untuk menghilangkan ketombe: daun pandan wangi segar sebanyak 6 – 7 lembar. Cuci sampai bersih lalu giling halus. Tambahkan 1 cangkir air bersih dan remas-remas pandan sampai benar-benar lumat. Saring, lalu oleskan ke seluruh kulit kepala yang berketombe. Biarkan mongering baru kemudian dibilas/keramas. Lakukan pengobatan 1 – 2 hari sekali.

Resep untuk mengobati lemah syaraf: 3 – 4 lembar daun pandan wangi segar. Cuci bersih, buang tepinya, lalu dipotong seperlunya. Rebus dalam 3 gelas air sampai air tersisa separuhnya. Dinginkan hingga hangat kuku, saring, kemudian bagi menjadi 3 bagian. Minum ramuan ini pagi, sore dan malam. Lakukan pengobatan sampai penyakitnya sembuh.

Resep untuk mengobati rematik: daun pandan wangi segar sebanyak 4 lembar. Cuci bersih lalu diiris tipis-tipis. Seduh dengan ½ cangkir minyak kelapa murni yang telah dipanaskan, aduk hingga rata. Gunakan ramuan ini untuk menggosok badan yang sakit. Lakukan pengobatan 2 – 3 kali sehari. Ramuan ini juga dapat digunakan untuk mengobati pegal linu.
Selain resep-resep di atas, daun pandan juga mempunyai kegunaan
untuk menghitamkan rambut. Resepnya adalah sebagai berikut: 7 lembar daun pandan wangi segar. Cuci bersih lalu potong-potong seperlunya. Rebus dengan 4 – 5 gelas air bersih sampai warna air menjadi hijau. Saring, lalu embunkan air rebusan tadi semalaman. Pagi harinya campurkan rebusan tsb dengan air perasan 3 buah mengkudu masak. Gunakan ramuan ini untuk mencuci rambut. Lakukan 3x seminggu sampai rambut benar-benar hitam.
Secara tradisional daun pandan wangi juga banyak digunakan sebagai pewangi rambut dengan dicampur bunga mawar, melati, cempaka dan kenanga. Selain itu ekstrak tumbuhan pandan wangi juga banyak digunakan untuk bahan baku pembuatan minyak wangi dan pewarna alami.

About Arofahdeira

anak ke 6 dari 7 bersaudara, lahir di kota Batang salah satu kota kecil di kotamadya Pekalongan, dan merantau di Balikpapan. real me: imut baik suka bekerja suka tantangan..d dan tidak mudah mennyerah..hehehe
Pos ini dipublikasikan di +kesehatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s